Menikah Merupakan Sunnah Nabi

Wahai para pemuda, barang siapa di antara kamu yang telah mampu menikah, maka bersegeralah untuk menikah. Sesungguhnya,itu akan lebih bisa menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa yang belum sanggup menikah, maka hendaklah ia berpuasa. Karena puasa itu bisa mengekangnya (nafsu). ” (HR. Bukhari dan Muslim)

      Menikah Merupakan Sunnah Nabi – Dari hadits di atas, kita bisa mengetahui bahwa menikah itu akan lebih bisa membantu kita dalam menundukkan pandangan terhadap hal-hal yang di larang atau yang di haramkan oleh Allah Swt untuk kita pandang (terutama bagi para remaja). Seperti contohnya, seorang laki-laki yang memandang kepada seorang perempuan atau lebih yang bukan mukhrimnya dengan disengaja (dengan nafsu), maka itu sudah termasuk memandang sesuatu yang dilarang Allah Swt, ataupun bisa juga sebaliknya. Walaupun yang paling sering memandang lawan jenisnya dengan nafsu adalah laki-laki. Akan tetapi perempuan juga diperintahkan untuk menundukkan pandangan terhadap lawan jenisnya.

      Kemudian juga Nabi memerintahkan kita untuk berpuasa jika kita belum sanggup untuk menikah. Karena dengan berpuasa nafsu syahwat kita akan lebih bisa dikendalikan. Dan sekali lagi perintah ini lebih dianjurkan kepada para remaja. Karena memang masa-masa remaja adalah masa yang rawan. Ketika kita sudah mulai menginjak remaja, rasa penasaran kita tantang hal-hal yang berbau lawan jenis itu semakin besar (terutama bagi laki-laki). Karenanya, di zaman sekarang ini banyak laki-laki yang sering nonton film-film porno. Bahkan yang masih duduk di bangku SMP dan SD pun sudah pernah merasakan nonton video seperti itu.

      Di zaman yang serba modern ini, banyak orang lebih memilih pacaran di usia muda dari pada menikah. Di Negeri kita tercinta ini, banyak segala sesuatunya yang mecontoh budaya atau gaya hidup orang-orang Barat. Seperti, pergaulan bebas, sehingga banyak anak-anak muda sekarang ini yang pacaran. Kemudian fashion, di Barat gaya berpakaian mereka adalah dengan memakai pakaian-pakaian yang minim, perempuan di Negeri kita pun juga ikut-ikutan berpakaian seperti itu, karena memang katanya zaman sudah berubah, jadi mereka memilih seperti itu. Bahkan para muslimah di zaman sekarang pun mereka berhijab tetapi masih kelihatan aurotnya, yang trend dengan sebutan jilboobs.

      Cinta di dalam pacaran itu merupakan cinta dikarenakan nafsu semata, bukan karena saling cinta karena Allah. Maka dari itu, akan lebih baik jika kita menghindari yang namanya pacaran dan lebih memilih untuk menikah. Seperti yang di perintahkan Nabi saw.

      Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. Secara tegas menyatakan:

“Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut di antara kamu kepada Allah Swt., orang yang paling takwa di antara kamu kepada Allah, tetapi aku berpuasa dan berbuka. Aku shalat dan tidur pada malam hari, dan aku menikahi wanita. Maka, barang siapa yang benci terhadap sunnahku maka ia bukanlah termasuk umatku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

      Bahkan di dalam hadits terebut, Rasulullah saw mengancam dengan berkata bahwa barang siapa yang benci terhadap sunnahku, maka ia bukanlah termasuk umatku. Sudah jelas, jika ada orang yang tidak mau untuk menikah, maka ia tidak mau menjalankan sunnah Nabi dan berarti ia bukanlah termasuk umat beliau.

      Jadi, jika kita cinta kepada Nabi saw, berarti kita harus menjalankan sunnah-sunnah beliau termasuk menikah. Jangan kalian hanya menambah-nambah dosa dengan sesuatu yang namanya pacaran. Dan jangan menjadi budak dari nafsu kalian sendiri. Insya Allah dengan kita menjalankan sunnah beliau, kita akan lebih di berikan kemudahan dalam beribadah dan juga dengan menikah kita juga bisa mendapatkan pahala-pahala di dalam pernikahan atau pahala bagi suami dan istri. Jelas, yang seperti itu tidak akan kita temukan di dalam berpacaran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s